Memang, banyak janji-janji yang mengubarkan anti korupsi. Namun, kita tak tau sebenarnya bahwa mengambil uang 500 perak juga termasuk korupsi. Nah, ini adalah cerita salah satu pemimpin yang benar-benar anti terhadap korupsi. Tapi, jika saja pemimpin kita anti korupsi seperti cerita ini, bagaimana membayangkan Indonesia kedepannya.
Pada suatu hari, partner kerja si pemimpin ingin memberikan hadiah kepadanya. Karena, prestasi yang diperoleh pemimpin tersebut. Hadiah yang diberikan partnernya berupa sebuah mobil merah merk ternama di dunia. Dan, di utuslah anak buah si partner mengantarkan hadiah itu kepada pemimpin. Sesampainya disana terjadi debat singkat antara pemimpin dan anak buah si partner.
anak buah : ini ada hadiah, sebuah mobil mewah dari bos saya?
pemimpin : saya tidak mau menerimanya, karena itu suap!
anak buah : tidak pak, ini bukan suap, tapi hadiah…
pemimpin : apapun bentuknya, saya takkan menerima…
si anak buah berfikir sejenak, agar pemimpin hendak menerima hadiah nya tersebut.
anak buah : bagaimana kalau bapak membeli mobil itu sekarang, jadi ini bukan suap kan?
pemimpin : saya tidak punya uang..
anak buah : tenang pak, mobilnya saya jual cuman Rp 10.000,00, gimana pak?
pemimpin pun berfikir, dan tak lama kemudian mengiyakannya untuk membeli mobil tersebut seharga Rp 10.000,00. Dengan semangat, pemimpin tersebut menyerahkan uang sebesar Rp 50.000,00 kepada anak buah, kemudian anak buah menyerahkan kunci tersebut. Ketika anak buah ingin mengembalikan kembaliannya sebesar Rp 40.000,00, pemimpin menolaknya.
pemimpin : tak usah dikembalikan, saya beli 4 mobil lagi, tolong antarkan kerumah saya…
anak buah : #%*€$
benar-benar pemimpin yang anti korupsi.































